Dokter Ingatkan Jangan Terlalu Sering Berhubungan Intim, Apa Alasannya?

Kesehatan

Life & Style / Kesehatan

Dokter Ingatkan Jangan Terlalu Sering Berhubungan Intim, Apa Alasannya?

Dokter Ingatkan Jangan Terlalu Sering Berhubungan Intim, Apa Alasannya?

KEPONEWS.COM - Dokter Ingatkan Jangan Terlalu Sering Berhubungan Intim, Apa Alasannya? SANGAT wajar bagi pasangan suami istri berhubungan intim seminggu sekali. Tapi, apa jadinya kalau berhubungan intim teramat sering? Menurut Rebecca C. Brightman, MD, seorang asisten profesor klinis ke...

SANGAT wajar bagi pasangan suami istri berhubungan intim seminggu sekali. Tapi, apa jadinya kalau berhubungan intim teramat sering?

Menurut Rebecca C. Brightman, MD, seorang asisten profesor klinis kebidanan, ginekologi, dan kedokteran reproduksi di The Icahn School of Medicine, Mount Sinai Health System, New York, soal berapa kali seminggu itu bebas. "Yang penting Kamu merasa enak dan tidak sakit, serta bahagia melakukannya," katanya, dikutip dari Health, Selasa (19/10/2021).

Dengan kata lain, buatlah orang yang Kamu sayang bahagia, termasuk diri Kamu, setiap kali melakukan hubungan badan. Jangan kebahagiaan itu hanya milik satu pihak semata.

Berhubungan Intim

Meski boleh berapa kali pun, Kamu tetap mesti tahu 'rem' tubuh terkait dengan aktivitas seksual. Karena, jikalau terlalu banyak dan Kamu memaksakan diri, itu malah memberi dampak buruk pada kesehatan.

Usai Bertengkar, Kenapa Pasutri Lebih Bergairah Bercinta?

So, apa dampak dari terlalu sering berhubungan badan?

Diterangkan Sherry A. Ross, obgyn dan ahli kesehatan wanita di Santa Monica, California, seks yang terlalu banyak menyebabkan pembengkakan berlebih pada Miss V dan labia. Hal ini karena terlalu banyak rangsangan seksual di Miss V dan labia.

Pasutri

"Miss V dan labia berisiko berdarah dan ini menyebabkan pembengkakan dan rasa sakit yang berlebihan ketika kontak seksual dilakukan kembali," terangnya.

Berhubungan Intim Usai Disuntik Vaksin Covid-19, Boleh atau Tidak?

Bahkan, sambung dr Ross, durasi seks yang terlalu panjang juga bisa menyebabkan pelumasan alami Miss V mengering. Kalau sudah begitu, setiap gesekan yang terjadi karena intercorse, akan menyebabkan rasa sakit yang tak tertahankan.

"Bila Kamu tidak melakukan foreplay sebelum penetrasi, ini akan sangat mudah untuk Miss V mudah mengering dan itu yang menyebabkan seks menjadi tidak nikmat karena rasa sakit," tambah dr Ross.

"Kekeringan Miss V banyak dialami para perempuan menopause, dan itu yang membuat mereka merasa sensasi terbakar setiap kali penetrasi dilakukan," singkatnya melengkapi berita.

Menjadi pertanyaan sekarang, apa yang bisa dilakukan bila Miss V membengkak ketika terlalu banyak atau durasi seks terlalu panjang?

Comments