Melaju 300 km/jam Lebih, Ini Teknik Pengereman MotoGP

MotoGP

Sports / MotoGP

Melaju 300 km/jam Lebih, Ini Teknik Pengereman MotoGP

Melaju 300 km/jam Lebih, Ini Teknik Pengereman MotoGP

KEPONEWS.COM - Melaju 300 km/jam Lebih, Ini Teknik Pengereman MotoGP TEKNIK pengereman MotoGP bisa Kamu ketahui di dalam berita ini. Sebagaimana diketahui, MotoGP merupakan ajang balap motor paling bergengsi. Berlaga di ajang ini tentunya merupakan impian hampir seluru...

TEKNIK pengereman MotoGP bisa Kamu ketahui di dalam berita ini. Sebagaimana diketahui, MotoGP merupakan ajang balap motor paling bergengsi. Berlaga di ajang ini tentunya merupakan impian hampir seluruh pembalap motor

Dibekali motor dengan kapasitas 1000 cc, para pembalap MotoGP bisa melaju hingga 300 km/jam bahkan lebih. Pada Maret 2021 kemarin, Johann Zarco dari tim Pramac Ducati bahkan berhasil memecahkan rekor kecepatan puncak (top speed) MotoGP dengan 362,4 km/jam.

Hal itu ia lakukan saat tampil di sesi latihan bebas MotoGP Qatar 2021. Memakai motor Desmosedici edisi terbaru, Zarco melibas trek lurus dengan kecepatan penuh hingga berhasil memecahkan rekor top speed MotoGP.

Dengan kecepatan rata-rata mencapai 300 km/jam tentunya pengereman menjadi hal penting yang juga harus diperhitungkan oleh para pembalap. Karena, mereka dituntut untuk mengurangi kecepatan hingga setengahnya ketika memasuki tikungan.

Dilansir dari banyak sekali sumber, berikut teknik pengereman yang harus dikuasai para pembalap di kelas utama MotoGP.

1. Trail Braking

Teknik Pengereman MotoGP

(Trail braking biasanya digunakan pembalap ketika hendak memasuki tikungan, foto: Istimewa)

Teknik ini biasanya digunakan pembalap ketika hendak memasuki tikungan. Pada momen tersebut mereka dituntut untuk menurunkan kecepatan sesegera mungkin dari trek lurus.

Caranya ialah dengan menekan tuas rem secara penuh saat motor mulai memasuki zona pengereman. Pada teknik ini, akurasi juga menjadi perhatian utama pembalap.

Saat melakukan trail breaking, pembalap biasanya memakai rem depan lebih banyak sebelum kembali membetot tuas gas saat keluar tikungan. Kondisi inilah yang membuat bagian belakang motor sedikit terangkat.

Comments