Sejarah Winamp, Moyangnya Spotify yang Hidup Kembali setelah 8 Tahun Mati

Fact & History

Fun / Fact & History

Sejarah Winamp, Moyangnya Spotify yang Hidup Kembali setelah 8 Tahun Mati

Sejarah Winamp, Moyangnya Spotify yang Hidup Kembali setelah 8 Tahun Mati

KEPONEWS.COM - Sejarah Winamp, Moyangnya Spotify yang Hidup Kembali setelah 8 Tahun Mati Logo Winamp. (Winamp) Sejarah Winamp ternyata cukup panjang untuk diikuti. Perkembangan software musik yang dulu populer namun sempat padam....

Logo Winamp. (Winamp)

Sejarah Winamp ternyata cukup panjang untuk diikuti. Perkembangan software musik yang dulu populer namun sempat padam.

Baru-baru ini, pecinta musik dihebohkan dengan hidupnya kembali Winamp. Padahal software tersebut sudah mati delapan tahun lalu.

Yup, buat kamu pengguna komputer lawas, pasti kamu tak asing lagi dengan Winamp.

Ini merupakan software MP3 alias pemutar musik yang jadi andalan anak 80an saat itu. Bisa dibilang, ini ialah Spotifynya zaman lawas.

Akan tetapi pada Desember tahun 2013, moyang dari software musik digital ini pun dimatikan dan tak lagi bisa didownload.

Namun belum lama ini, Winamp kembali muncul dengan tampilan yang lebih segar dan fasilitas terbarukan.

Logonya pun baru, kamu juga bisa nostalgia kembali dengan software Winamp bisa memberimu pengalaman bermusik layaknya Spotify atau Apple Musik.

Sebagai moyangnya software streaming musik digital saat ini, sejarah Winamp menjadi satu hal yang perlu diketahui.

Aplikasi Winamp. (Winamp)Software Winamp. (Winamp)

Sejarah Winamp

Winamp kali pertama dirilis oleh dua orang mahasiswa University of Utah bernama Justin Frankel dan Dmitry Boldyrev pada tahun 1997.

Pada April di tahun tersebut, Winamp baru merilis versi mini mereka adalah versi 0.20 sebagai freeware yang artinya bisa didownload secara gratis oleh siapapun.

Setelah itu, Winamp berkembang ke versi 0.92 dan menjadi versi 2 pada tahun 1998 atau setahun setelahnya.

Ketika berbicara wacana Winamp, maka orang akan mengenal yang namanya Nullsoft yang merupakan wadah dari software Winamp itu sendiri, kalau bahasa anak sekarang, Nullsoft merupakan nama startup yang mewadahi software tersebut.

Pengembang lantas menciptakan Winamp berbayar untuk menjadikan software ini ladang profit. Pada tahun 1998 saja, Winamp berhasil didownload lebih dari 3 juta kali.

Logo Winamp. (Wikipedia)

Dibeli perusahaan besar lantas mati

Saking populernya, Winamp lantas menarik minat perusahaan. Nullsoft selalu pemilik Winamp dibeli AOL senilai 80 juta dolar AS.

Di tangan perusahaan yang lebih profesional, Winamp mencatatkan sejarah dengan lebih dari 25 juat downloader.

Sayangnya, meskipun Winamp revolusioner dan populer, akhirnya ia harus mati juga, tepatnya pada 22 Desember 2013.

Saat itu, AOL mematikan Winamp dengan merilis Winamp versi 5.666. Namun baru-baru ini, software tersebut hidup kembali dan bisa jadi pesaing nyata buat Spotify hingga Apple Music.

Itulah sejarah Winamp yang cukup panjang, software musik yang ikut mempopulerkan MP3.

Kontributor: Tenang Lestari

Comments